Home » Baby & Toddler » Ukur Berat dan Tinggi Balita Anda!

Ukur Berat dan Tinggi Balita Anda!

Shutterstock
Font size: Decrease font Enlarge font

 

 

Anak yang sehat adalah anak yang seimbang dalam tumbuh kembangnya. Bagaiman pertumbuhan dan perkembangan yang ideal?

“Pertama-tama, kita harus membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan anak. Pertumbuhan lebih berkaitan dengan perubahan jumlah, ukuran, dan dimensi sel atau organ yang berdampak pada aspek fisik, sedangkan perkembangan lebih menitikberatkan pada aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ, termasuk perubahan aspek sosial dan emosional karena pengaruh lingkungan,” ungkap dr. Jeanne-Roos Tikoalu, Sp.A, IBCLC.

Pertumbuhan normal anak bisa dilihat dari berat badan, tinggi badan, sampai lingkar kepala. Berat badan (BB) merupakan ukuran antropometrik yang terpenting pada setiap kelompok umur. Bayi lahir cukup bulan dapat kehilangan BB sebanyak 10 persen, yang kemudian akan tercapai kembali berat lahirnya pada usia 2 minggu.

Diungkapkan, kenaikan BB anak pada tahun pertama kehidupan berkisar antara 700-1.000 gram per bulan pada triwulan I, 500-600 gram per bulan pada triwulan II, 350-450 gram per bulan pada triwulan III, dan 250-350 gram per bulan pada triwulan IV. Nilai pertambahan BB memang cenderung menurun.

“BB bayi dapat menjadi 2 x berat badan lahir saat usia 5-6 bulan, menjadi 3 x berat badan lahir saat usia 1 tahun, dan menjadi 4 x berat badan lahir pada saat usia 2 tahun,” papar dokter spesialis anak RSPI-Puri Indah ini.

Untuk tinggi badan (TB) anak, kenaikannya dapat diperkirakan sebagai berikut: untuk usia 1 tahun = 1,5 x TB lahir; usia 4 tahun = 2 x TB lahir; usia 6 tahun = 1,5 x TB usia 1 tahun; usia 13 tahun = 3 x TB lahir. Rata-rata kenaikan TB anak usia prasekolah adalah 6-8 cm per tahun.


Skycrapers 1 (160x600)

 Ada Komentar


Centre 2 (468x60)
Centre 3 (468x60)

BACA SELANJUTNYA