Fakta

Akibat Selalu Membentak Ibunya Sesuatu Yang Mengerikan Terjadi Pada Lidah Gadis Ini.. Semoga Bisa diambil Hikmahnya!

Hai , |

Sungguh Tuhan dan Rasul-Nya telah mengingatkan kita untuk tidak meninggikan bunyi kepada kedua orang tua. Dengan kata lain seorang anak harus mematuhi perintah orangtuanya selama bukan bertujuan maksiat.

Akibat Selalu Membentak Ibunya , Sesuatu Yang Mengerikan Terjadi Pada Lidah Gadis Ini.. Semoga Bisa diambil Hikmahnya!
Pernah terjadi dalam satu kejadian di mana seorang anak perempuan yang menolak menuruti perintah ibunya setelah sukses dalam hidup berujung kemalangan. Tuhan menghukum anak itu dengan sebuah kecelakaan yang membuat lidahnya terputus.
Kisahnya dimulai dari si ibu yang sudah tua meminta untuk diantar ke pasar dengan kendaraan beroda empat baru anaknya , namun si anak menolak dengan alasan sibuk kerja.
Dalam beberapa jam si ibu kemudian meminta tolong kembali kepada anaknya untuk mengantarkannya ke pasar. Namun si anak masih bersikeras hati sehingga meninggikan bunyi pada ibunya.
Setelah beberapa hari si ibu meminta tolong , si anak menjawab dengan nada penuh kesal. Pada suatu hari dikala dalam perjalanan dengan kendaraan beroda empat ke daerah kerja , hati si anak ini masih jengkel dengan ibunya hingga ia menggigit-gigit lidahnya. Tanpa sadar ia tidak melihat gundukan di depan dan kemudian menabrak sebuah kendaraan beroda empat yang sempurna berada di depannya.
Akibat kecelakaan itu ia tergigit lidahnya ditambah lagi dengan dagunya yang terbentur pada kemudi kendaraan beroda empat hingga menjadikan lidahnya terputus.
Ketika dalam perjalanan ke rumah sakit , ia menjerit kesakitan dan tiba tiba kata-kata tinggi yang di ucapkan kepada ibunya terngiang-ngiang di telinga. Dia teringat kembali dengan semua yang dia ucapkan.
Selama di rumah sakit hatinya mulai merasa bersalah , kini ia tidak bisa makan dan minum , apalagi untuk berbicara memohon maaf dan minta ampun.
Ibunya yang datang melihatnya , memanggil si anak namun Ibunya yang datang melihatnya , memanggil si anak namun tidak bisa menjawab. Hanya linangan air mata yang keluar sebagai jawaban dan ia pun mengulurkan sehelai kertas yang bertulisan
“Sakit lidahku terputus tidak sesakit hatimu ibu. Maafkan saya anakmu , saya berjanji akan membayar kesalahanku pada ibu. wassalam anakmu.”
Si ibu kemudian terus memeluk anaknya dengan penuh kasih sayang.
Kisah ini diceritakan oleh seorang ustaz dalam sebuah ceramah agama bertajuk ‘dosa berkata ah ke ibu’ yang dihadiri oleh penulis eberita.org. Wallahualam…..Semoga kisah ini menjadi pelajaran bagi semuanya.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker