Fakta

BAHAYA MENGINTAI DI DAPUR…!!! Mulai sekarang jangan panaskan 10 jenis masakan berikut ini atau bila tidak anda akan menanggung sendiri akibatnya…!!! Nomor 4 sering kita lakukan didapur.

Hai , |

Pernah dengar jenis makanan apa saja yang tidak boleh dipanaskan? Iya , jawabannya pasti bayam. Namun tahukah bunda , tidak hanya bayam yang tidak boleh dipanaskan. Masih ada beberapa daftar makanan yang tidak boleh dipanaskan.

BAHAYA MENGINTAI DI DAPUR...!!! Mulai sekarang jangan panaskan 10 jenis kuliner berikut ini , atau bila tidak anda akan menanggung sendiri akibatnya...!!! Nomor 4 sering kita lakukan didapur.
Selain nutrisi yang hilang , ada beberapa alasan lain kenapa makanan ini tidak boleh dipanaskan.
Daftar Makanan yang Tidak Boleh Dipanaskan
1. Bayam
makanan yang tidak boleh dipanaskan167Sayur yang satu ini pasti tidak aneh lagi. Bayam memang tidak boleh dipanaskan berkali kali sebab oksidasi yang terjadi pada bayam akan sangat membahayakn tubuh.
Seperti apa bahaya memanaskan sayur bayam ini , baca selengkapnya di Alasan Sayur Bayam Tidak Boleh Dipanasi
2. Kentang
Kentang juga hampir sama dengan bayam. Kandungan nutrisi pada kentang akan menghilang kalau kentang dipanaskan kembali.Selain itu , kalau proses pemanasan terjadi berulang ulang resiko oksidasi juga akan terjadi. Keadaan ini justru akan sangat berbahaya sebab kentang itu sendiri akan bermetamorfosis beracun.
3. Jamur
Jika bunda sudah terlanjur memasak jamur dalam porsi yang cukup besar , lebih baik bunda mengkonsumsinya dalam keadaan dingin. Bunda tidak perlu repot repot menghangatkan makanan ini. Soalnya kalau bunda menghangatkan jamur yang ada protein dalam janur akan menghilang , bahkan lebih buruk lagi akan menyebabkan dilema pencernaan mirip diare atau perut terasa begah.
4. Ayam
makanan yang tidak boleh dipanaskan1Ayam ini hampir sama dengan jamur. Jika ayam mengalami proses pemanasan yang berulang akan menjadikan perubahan komposisi proteinnya. jka bunda ingin menghangatkan kembali , lakukan pemanasan pada api kecil dan waktu yang relatif cukup singkat.  Dengan cara tersebut dapat meminimalkan rusaknya zat gizi yang terdapat pada daging ayam.
5. Telur
Telur akan sangat membahayakan kalau dipanaskan secara berulang ulang. Telur yang dimasak dalam keadaan lingkaran utuh akan lebih berbahaya lagi kalau dipanaskan sebab mampu jadi membuat telur menjadi beracun.
6. Seledri
Sama mirip bayam , seledri ini juga tidak baik kalau dipanaskan secara berulang ulang. Seledri mempunyai kandungan nitrat mirip bayam yang kalau dipanaskan akan bermetamorfosis asam nitrat . Asam nitrat ini yang beresiko memicu tumbuhnya kanker dan gangguan uptake oksigen oleh hemoglobin.
 7. Gorengan
Gorengan sebaiknya tidak dipanaskan. Kenapa demikian? Iya , kalau bunda memanaskan kembali gorenga yang sudah cuek , minyak akan bertumpuk tumpuk digorengan dan meningkatkan kolesterol.
8. Santan
Menambahkan santan pada sayur kita memang gurih. Namun tahukah bunda , menghangatkan santan berulang ulang kali ini sangat tidak baik. Saat proses pemanasan terjadi berulang ulang , lemak yang terdapat pada santan akan bermetamorfosis lemak jahat yang beresiko menimbulkan kolesterol.
9. Ubi
Ubi mempunyai kandungan nitrat mirip bayam dan seledri. Jika terlalu sering dipanaskan , kandungan nitrit ini akan sangat berbahaya bagi tubuh. Sebaiknya segera konsumsi ubi yang telah dimasak supaya manfaat yang diperoleh lebih maksimal.
10. Brokoli
makanan yang tidak boleh dipanaskan Brokoli mempunyai kandungan vitamin A dan C yang sangat baik untuk tubuh. Mengkonsumsi brokoli secara rutin dapat membuat tubuh menjadi sangat sehat. Namun brokoli ini mempunyai sifat yang mirip dengan bayam. Brokoli juga mengandung nitrat mirip bayam. Nitrat ini akan bermetamorfosis asam nitrat yang memicu tumbuhnya sel karsinogenik kalau dipanaskan secara berulang ulang.
Segera konsumsi sayur brokoli yang sudah matang. Untuk menerima hasil yang maksimal dari brokoli ini , masak brokoli dengan cara dikukus.
Itu tadi beberapa makanan yang masuk daftar tidak boleh dipanaskan. Jangan sebab alasan hemat , bunda mempertaruhkan kesehatan keluarga dengan segala resikonya.
Semoga bermanfaat

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker