Info

Cara Unik Ini Bisa Melihat Jenis Kelamin Bayi dari Raut Muka Wanita Hamil.. Penasaran ?? Berikut Ini Metodenya !!

Hai , |

Dalam sebuah tradisi fisiognomi (ilmu pengamatan raut muka) Tiongkok , ada begitu banyak cara yang sangat menarik yang mengajarkan bagaimana caranya untuk membedakan seorang ibu hamil akan melahirkan anak laki-laki atau perempuan. Karena pada zaman dahulu tidak ada peralatan canggih mirip sinar-X untuk mengidentifikasi , maka melalui suatu proses pengamatan jangka panjang dan pengalaman nyata , orang dulu secara bertahap menyimpulkan serangkaian metode meramal dengan melihat raut muka untuk mampu membedakan antara bayi laki-laki atau perempuan.

Cara Unik Ini Bisa Melihat Jenis Kelamin Bayi dari Raut Muka Wanita Hamil.. Penasaran ?? Berikut Ini Metodenya !!
Cara Melihat Jenis Kelamin Bayi dari Raut Muka Wanita Hamil
Metode 1: 
Melihat verbal wanita hamil Dalam teori ilmu pengamatan raut muka , verbal wajah memiliki tugas penting yang tidak dapat diabaikan. Ekspresi wajah yang cerah atau kusam mempunyai dampak pribadi terhadap perkembangan janin. Oleh sebab itu dalam salah satu teori pengamatan raut muka (fisiognomi) dapat menyimpulkan bayi di dalam kandungan yakni laki-laki atau perempuan melalui verbal wajah wanita hamil. Secara konkretnya , raut muka wanita hamil yang cerah dan penuh vitalitas , penampilannya bersemangat dan bercahaya , perilaku dan tutur kata damai dan anggun , tidak banyak rasa cemas , tidak gampang panik , dan suasana hati tidak kacau.
Apabila terdapat ciri-ciri tersebut , maka berdasarkan teori fisiognomi dikatakan akan melahirkan bayi laki-laki , bahkan akan melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat , kuat. dan bahagia. Sebaliknya , jikalau sang wanita hamil suasana hatinya sering panik , raut muka terlihat kusam , kurang konsentrasi , dan suasana hati sering tidak stabil , maka sering kali dikarenakan kandungan dalam wanita hamil itu agak kurang tenaga/vitalitas , sehingga kemungkinan lebih besar melahirkan bayi perempuan. Sebagai anggota keluarga erat dari sang wanita hamil , harus menunjukkan beberapa aksesori nutrisi , serta memperhatikan keadaan istirahat wanita hamil , yang mana dapat menambah vitalitas kandungan dalam tubuh biar lebih kuat. Dengan demikian akan melahirkan seorang bayi
perempuan yang manis dan mungil.
Metode 2 :
Memperhatikan gerakan janin wanita hamil Dalam teori fisiognomi masih ada cara lain untuk menentukan apakah mengandung bayi laki-laki atau perempuan , yaitu dengan mengamati gerakan janin bayi. Apa yang dimaksud dengan “gerakan janin” yakni acara janin di dalam kandungan. Menurut fisiognomi tradisional Tiongkok , jikalau gerakan janin cukup teratur dan berirama , sering kali mempunyai kesempatan besar melahirkan bayi laki-laki. Dan jikalau gerakan janin teratur dan simetris , itu membuktikan perkembangan bayi baik , jadi setelah lahir tidak mudah mendapat gangguan penyakit , mudah dirawat dan perkembangannya juga bagus. Sebaliknya , jikalau gerakan janin sering kali tidak teratur dan tidak stabil , maka kecenderungan untuk melahirkan bayi perempuan lebih besar.
Oleh sebab itu , sebagai anggota keluarga erat dari sang wanita hamil , seringlah mengamati keadaan gerakan janin. Hal ini bukan saja untuk mengetahui perkembangan janin , bahkan mampu memastikan jenis kelamin sang bayi. Ini yakni sebuah metode yang lebih efektif. Metode ketiga: Melihat kondisi kecerahan wajah wanita hamil Baru saja kita membicarakan kondisi wanita hamil yang akan melahirkan bayi laki-laki acap kali penuh dengan vitalitas dan penuh tenaga. Oleh sebab itu mampu terlihat penampilannya cerah , terutama warna kulit di bawah sepasang mata wanita hamil akan lebih putih mirip kristal dan basah mengkilap. Selain itu , warna kulit di tengah kedua alisnya tampak cerah bercahaya , tidak terlihat kehitaman , hidung juga bercahaya dan bersih. Air muka yang demikian sering kali menunjukkan sebuah ciri-ciri kemungkinan untuk melahirkan bayi laki-laki lebih besar , serta kondisi perkembangan dan kesehatan bayi pun lebih ideal. Sebaliknya , jikalau di atas sepasang mata wanita hamil terlihat warna kulit yang gelap dan tidak bercahaya , sering kali sebab pengaruh vitalitas yang lemah. Oleh sebab itu kemungkinan melahirkan bayi perempuan akan lebih besar. Selain itu dengan kondisi wanita hamil yang demikian , anggota keluarga harus menunjukkan aksesori nutrisi untuk memperkuat badannya , dengan demikian baru mampu mencukupi vitalitas janin dari wanita hamil , dan akan bermanfaat bagi sang ibu maupun bayinya. Beberapa teori fisiognomi dan cara mengidentifikasi kelamin bayi yang diuraikan di atas relatif mudah dipahami dan diterima.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker