Fakta

Untuk Bahan Renungan Jangan Pernah Kamu Curhat kepada Suami/Istri Orang lain karena…

Hai , |

Setiap insan pasti memiliki masalah. Tetapi , problem itu akan terasa ringan jikalau kita bisa membaginya dengan orang lain. Terutama kepada orang-orang terdekat kita. Nah , alangkah lebih baik jikalau curhat itu diutarakan kepada orangtua , yang memang keduanya ialah orang terbaik dalam hidup kita. Tapi , jikalau sudah menikah , bagaimana?

Untuk Bahan Renungan Jangan Pernah Kamu Curhat kepada Suami/Istri Orang lain karena...
Tentunya , curat terbaik bagi orang yang sudah menikah ialah pada pasangannya. Terutama sang istri , jangan pernah sungkan membicarakan segala keluh kesahnya pada suami. Hanya saja , seringkali kita temukan suami yang memang tidak bisa diajak curhat. Ia lebih suka menyibukkan dirinya dengan pekerjaannya. Alhasil , tak sedikit istri yang malah curhat pada suami orang. Lantas , bagaimana Islam memandang hal ini?
Suatu ayat melarang kita untuk tidak mendekati zina alasannya sesungguhnya zina ialah sutu perbuatan keji dan jalan yang buruk. Di dalam riwayat lain juga dijelaskan bahwa hukum perantara sama dengan hukum tujuannya sehingga hukumilah dengan hukum itu untuk pemanis lainnya. Berdasarkan kedua riwayat tersebut didapatkan kesimpulan bahwa perantara menuju zina pun juga dilarang oleh agama , mirip berdua-duaan.
Ibnu Rabi’ah juga meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda bahwa dilarang bagi laki-laki berduaan dengan wanita yang tidak halal untuknya. Karena sesungguhnya , setan ialah orang ketiga di antaranya kecuali jikalau bersama mahramnya. Mungkin sebagian besar orang menduga bahwa berduaan hanyalah dikala bertemu dan pergi bersama. Padahal , berduaan dapat berupa chating dengan lawan jenis , termasuk dengan curhat pada suami orang. Namun , hal ini masih banyak terjadi di zaman yang modern ini. Oleh alasannya itu , kita harus tahu apa saja bahaya yang diakibatkan dari kebiasaan ini.
Terdapat banyak sekali bahaya dikala kita curhat pada suami orang lain , baik bertemu eksklusif ataupun melalui media umum , mirip BBM , Line , SMS , dan masih banyak lagi. Saat kita sering curhat atau mencurahkan isi hati pada orang lain maka secara otomatis kita akan semakin erat dengan dirinya alasannya kita menjadi semakin tahu satu sama lain. Jika hal ini terjadi pada mahram atau sesama jenis kelamin maka akan berdampak nyata alasannya hati kita menjadi lega dan kekerabatan satu sama lain. Beda perkara jikalau orang yang Anda ajak bercerita ialah lawan jenis maka dapat menjadikan banyak sekali fitnah.
Maka , akan lebih baik jikalau kita tidak membiarkan diri kita curhat pada suami orang. Sebab , walau bagaimana pun ia memiliki istri , yang juga tentunya tidak akan suka jikalau suaminya erat dengan wanita lain. Hal ini bisa saja menjadikan problem yang besar. Bukan menyelesaikan problem yang kita hadapi.
Kalau pun suami bersikap hambar , artinya tidak bisa diajak curhat , maka kita bisa terus mendekati dan memahaminya. Coba cari tahu mengapa ia bersikap demikian. Barulah cari solusi terbaik , yang menurut kita bisa meluluhkan suami , sehingga bisa menjadi partner terbaik dalam hidup. Agar keharmonisan dalam rumah tangga pun terjaga.
Sumber: Islampos

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker